Senin, 13 September 2010

Waspada, Klorin Bisa Timbulkan Kanker

Selasa, 14 September 2010 | 11:20 WIB
Kompas.com - Kolam renang dalam ruangan tertutup (indoor) menjadi pilihan banyak orang karena terhindar dari sinar matahari. Namun ada baiknya Anda waspada karena menurut sebuah penelitian, berenang di dalam kolam renang indoor yang diberi klorin bisa menyebabkan kanker.

Klorin memang sering digunakan sebagai zat pembasmi kuman di kolam renang. Dalam penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Centre of Research in Environmental Epidemiology and Research Institute Hospital del Mar, Spanyol, diketahui bahwa kolam renang indoor yang diberi klorin bisa menyebabkan mutasi DNA secara permanen (mutagenicity).

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 49 orang perenang. "Bukti terjadinya efek genotoxic (mutasi menjadi karsinogen) terlihat pada para perenang setelah mereka berenang selama 40 menit di kolam renang indoor dan mengandung klorin," kata para ilmuwan dalam pernyataannya.

Para ilmuwan mengaitkan risiko kanker ini dengan efek klorin terhadap sistem pernapasan para perenang. Beberapa waktu lalu juga dipublikasikan penelitian mengenai efek klorin terhadap penyakit asma pada anak.

Menurut para ahli, kalau klorin bersenyawa dengan zat organik, seperti air seni atau keringat, maka akan menghasilkan senyawa sejenis nitrogen triklorin yang dapat mengakibatkan iritasi hebat. Senyawa organik tersebut, lanjutnya, dapat bereaksi menjadi gas di kolam tertutup dan membawa dampak terhadap sel-sel tubuh yang melindungi paru-paru.

Meski efek samping klorin ini cukup berbahaya, namun Anda tidak perlu menghindari olahraga berenang mengingat cukup banyak manfaat kesehatan dari kegiatan berenang.

"Kami tidak menyarankan orang untuk berhenti berenang namun kami menghimbau pengelola kolam renang untuk mengurangi penggunaan klorin," kata Manolis Kogevinas, peneliti.

Analisa:

Siapa si yang gak suka berenang… Semua orang pasti suka berenang. Tapi siapa yang tahu apa bahaya dari berenang tersebut. Klorin. Klorin memang sering digunakan sebagai pembasmi kuman di kolam renang. Menurut penelitian klorin ini dapat menyebabkan kanker. Para ilmuwan mengaitkan risiko kanker ini dengan efek klorin terhadap sistem pernapasan para perenang terutama penyakit asma pada anak.

Menurut para ahli, kalau klorin bersenyawa dengan zat organik, seperti air seni atau keringat, maka akan menghasilkan senyawa sejenis nitrogen triklorin yang dapat mengakibatkan iritasi hebat. Senyawa organik tersebut, lanjutnya, dapat bereaksi menjadi gas di kolam tertutup dan membawa dampak terhadap sel-sel tubuh yang melindungi paru-paru.

Namun jangan hanya karena takut terhadap klorin kita tidak berani berenang lagi. Yang dihimbaukan adalah bagi pengelola kolam renang untuk mengurangi penggunaan klorin.

Jadi, jangan stop berenang ya…

Jumat, 27 Agustus 2010

5 Alasan Tepat Menolak Pekerjaan

okezone.com

Siapa si yang gak butuh pekerjaan??? Semua orang memang membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, tak semua tawaran pekerjaan yang datang adalah pekerjaan yang tepat untuk kita. Nah, bagaimana mencari tahu apakah sebuah tawaran pekerjaan tepat atau tidak? Ada beberapa tips yang bisa temen-temen coba….

1. Perusahaan tersebut sedang kolaps
Sebenarnya mudah saja untuk mengetahui kondisi ”kesehatan” sebuah perusahaan. Jika perusahaan tersebut adalah perusahaan publik, Anda bisa mencarinya di internet atau membaca berita di media massa. Namun, jika perusahaan ini adalah perusahaan privat, kita dapat berpura-pura menanyakan bagaimana perkembangan perusahaan selama dua atau setahun terakhir atau kita bisa mencari tahu dari karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut..…

2. Proses wawancara berlangsung lama atau tidak terorganisir dengan baik
Jika perusahaan membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu atau tiga sampai empat kali wawancara untuk memberikan keputusan final, maka ini bisa menjadi tanda bahwa tak ada koordinasi yang baik di perusahaan tersebut. Ini berarti bahwa setiap orang di perusahaan tersebut merasa harus terlibat langsung dengan calon pekerja, bukan memercayakannya pada pihak yang seharusnya bertanggung jawab….

3. Punya perasaan tak enak
Jika temen-temen merasa tak nyaman dengan perusahaan atau bidang yang ditawarkan maka jangan menerima tawaran tersebut. Kondisi yang tak nyaman tersebut seperti lingkungan kerja, budaya perusahaan, rekan kerja, atau peraturan baku yang harus dipatuhi. Dalam hal ini, Anda harus memercayai insting Anda karena bisa jadi insting tersebut mampu menangkap hal yang tidak dapat ditangkap mata Anda….

4. Gajinya di bawah perkiraan
Mungkin bagi temen-temen gaji bukan merupakan criteria utama dalam menerima pekerja, namun besaran gaji dalam kriteria penting untuk menerima pekerjaan, tetap saja gaji yang terlalu kecil tidak akan bisa membayar kebutuhan hidup Jadi pertimbangkan baik-baik jika Anda ingin memutuskan mengambil pekerjaan yang gajinya di bawah standar hidup Anda….

5. Bertentangan dengan prinsip, moral, dan gaya hidup
Mencari pekerjaan memang sulit, namun jika Anda harus mengorbankan harga diri Anda untuk pekerjaan tersebut yang bertentangan dengan prinsip dan nilai-nilai hidup yang Anda pegang teguh itu ngak juga kali...

Dalam memilih pekerjaan tidak semua pekerjaan itu harus kita terima.
kita harus menilai dahulu apakah pekerjaan tersebut baik atau tidak. Jika perusahaan tersebut sedang kolaps, janganlah kita memilih perusahaan tersebut. karna buat apa kita hanya kerja untuk beberapa saat saja.
Begitu juga jika kita memiliki feeling yang tidak baik terhadap perusahaan tersebut mending kita menolak pekerjaan tersebut. Buat apa kita bekerja di lingkungan yang tidak kita sukai, yang budayanya bertentangan dengan pribadi kita.
Sama halnya jika pekerjaan tersebut memiliki gaji yang rendah. Kita harus bekerja selama dengan waktu yang lama namun gaji yang kita terima tidak sepadan.
Buat apa kita bekerja di tempat yang akan merusak moral kita, yang akan membuat kita malu.


So... Jangan sembarangan terima kerjaan ya...
Pilih2 dulu...hehhehe...